Senin, 16 November 2020

Apa Itu Tax Refund/ Export Permit / Tax Declaration (Pengembalian Pajak) dalam Import Barang dari China?

 Apabila anda ingin import barang dari China, terkadang beberapa seller yang ingin meminta anda untuk melakukan Tax Refund / Export Permit / Pengembalian Pajak. Untuk para importir yang masih awam akan istilah ini, mungkin tidak mengerti maksud dari permintaan supplier seperti itu. Dalam kesempatan kali ini, Xing Lie Cargo akan memberikan penjelasan sesimple mungkin agar mudah dimengerti.


Tax Refund adalah pengembalian pajak yang diminta oleh supplier, dan diurus melalui agent forwarder. Jadi, pada saat barang si supplier ini belum terjual, supplier tersebut sudah melakukan pembayaran pajak ke pemerintah, yang nanti nya pajak tersebut akan dikembalikan pada saat barang tersebut sudah laku terjual ke pembeli.

Misalnya anda sudah membeli barang ke seller, lalu seller tersebut bisa mendapatkan pengembalian pajak yang sebelumnya sudah mereka bayarkan. Caranya adalah dengan melakukan export permit. Export permit adalah proses pembuatan dokumen sebagai bukti bahwa barang tersebut sudah laku terjual. Yang membuat dokumen ini adalah pihak pembeli. Dalam situasi ini, biasanya seller akan meminta agent forwarder untuk mengurus dokumen Tax Refund nya. Pengurusan dokument untuk Tax Refund agar supplier bisa mendapatkan pengembalian pajak kurang lebih akan memakan waktu 2 mingguan. 

Selama proses pengurusan dokument ini, meskipun barang anda sudah diterima oleh pihak forwarder, barang tersebut tidak akan bisa di loading sebelum export permit / pengurusan dokument nya telah selesai diurus. Akibatnya adalah, estimasi pengiriman tidak bisa berkisar antara 4-5 minggu, karena proses pengurusan document juga memakan waktu max 2 mingguan. Setelah document selesai dan diberikan ke seller, baru lah barang bisa di loading dan stuffing ke container. Apabila anda ingin melakukan Tax Refund, anda juga wajib membayar sejumlah uang kurang lebih 350-500 RMB per document, dan biasanya terdapat minimum kubikasi untuk proses Tax Refund.

Meskipun tidak semua supplier di China meminta anda dalam melakukan Tax Refund, alangkah baiknya jika sebelum proses pembayaran, anda bertanya terlebih dahulu. Apakah supplier bisa mengirimkan barangnya langsung ke gudang forwarder tanpa tax refund atau tidak. 

Jika ada supplier yang tetap ingin melakukan Tax Refund, terdapat sebuah solusi agar supplier membebaskan Tax Refund tersebut. Caranya adalah dengan anda melakukan pembayaran transaksi ke seller menggunakan RMB. Apabila anda melakukan pembayaran dalam mata uang China/RMB, seolah-olah barang yang terjual, dibeli oleh orang local di China, sehingga tidak perlu lagi supplier anda mengurus Export Permit. Xing Lie Cargo juga dapat membantu anda dalam melakukan pembayaran ke supplier menggunakan RMB. Caranya anda bisa klik disini.

Bagaimana jika barang sudah terlanjur anda bayar ke supplier dengan menggunakan USD sehingga pihak supplier tidak bisa membatalkan permintaan Tax Refund? Dari pengalaman Xing Lie Cargo, terdapat 2 solusi yang bisa anda lakukan. Yang pertama, supplier melakukan pengembalian uang atas transaksi yang telah anda bayarkan, lalu anda melakukan transfer lagi dengan menggunakan mata uang China atau RMB. Solusi lain nya adalah anda bisa melakukan negoisasi ke seller dimana anda melakukan permintaan agar Tax Refund tidak perlu dipakai. Apabila supplier tetap tidak mau, anda bisa bernegoisasi dengan supplier untuk menambah uang bayar ke seller agar tax refund tidak dilakukan. 

Sekian penjelasan singkat mengenai Tax Refund, semoga bisa dipahami dan dimengerti untuk para pemula import yang masih asing dengan istilah tersebut. Apabila ada kebutuhan import, jangan segan untuk menghubungi Xing Lie Cargo. Kami juga bisa memberikan panduan import secara cuma-cuma untuk pemula. 



For Testimonial, Updates, Warehouse:

Contact Us:
Whatsapp & Phone: 08777-308-1112 
Email: info@xingliecargo.com